Ruang Aman Sou Pontuho Mpongosahaka Mombine Diresmikan

Rabu dua pekan lalu (19/08/2020) Sou Pontuho Mpongosahaka Mombine sebagai Ruang Aman perempuan penyintas Desa Rogo Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi diresmikan oleh Kepala Desa Rogo Fuad Hudin. Ruang Aman Sou Pontuho Mpongosahaka Mombine merupakan gagasan yang terbangun dari program kerja sama antara WALHI Sulawesi Tengah dan YAPPIKA Action Aid pada sektor proteksi untuk perlindungan perempuan penyintas Desa Rogo.

Sebelumnya dihari yang sama Yappika Action Aid juga menggelar sebuah diskusi refleksi bersama kelompok perempuan dan organisasi perempuan yang selama ini aktif melakukan advokasi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Sigi. Turut hadior dalam diskusi tersebut Ketua Badan Eksekutif Solidaritas Perempuan Palu, perwakilan dari KPKPST dan 20 orang perwakilan kelompok perempuan Desa Rogo.

Dari diskusi tersebut teridentifikasi bahwa di Kabupaten Sigi sesunguhnya telah ada Perda Perlindungan Perempuan dan Anak. Bahkan beberapa desa di Kabupaten Sigi telah menindaklanjuti Perda tersebut dengan membuat peraturan desa sebagai aturan operasional di tingkat desa dan di Desa Rogo telah terbentuk Satgas

Dengan terbangunnya Ruang Aman ini diharapkan sinergitas antara pemerintah desa, komunitas perempuan dan organisasi masyarakat sipil dalam mengawal implementasi kebijakan dan mengakomodir kebutuhan kelompok perempuan penyintas di Desa Rogo tanpa melihat tanpa memandang kedudukan dan strata sosialnya.

“Dengan adanya kelompok perempuan yang sudah terbentuk Di Desa Rogo, pemerintah juga harus mulai melihat dan melibatkan kelompok perempuan dalam pengambilan keputusan di ruang-ruang publik” Ungkap Ketua Badan Eksekutif Solidaritas Perempuan Palu Ruwaida.

Kepala Desa Rogo menyatakan bahwa selaku pemerintah desa pihaknya sangat mendukung dengan adanya kelompok perempuan yang sudah terbentuk. Ia berharap ke depan akan lebih banyak forum-forum diskusi perempuan yang bisa diinisiasi  bersama di Ruang Aman perempuan.

“Kami berterima kasih atas semua proses pendampingan yang telah dilakukan oleh WALHI dan YAPPIKA  Action Aid dalam menjalankan pemberdayaan bagi masyarakat terkhusus kelompok perempuan di desa rogo pasca bencana 28 September 2018” Ungkap Kepala Desa Rogo Fuad Hudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *