Petani Rio Pakava Aksi Di Depan KPU RI

Jakarta 14 Februari 2019, Gerakan Perjuangan Agraria Sulawesi Tengah, yang tergabung dari beberapa organisasi (WALHI,TUK, JATAM, MAPALA dan petani Kecamatan Rio Pakava), melakukan aksi massa di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Jakarta.

Aksi yang berjumlah 20-an orang ini, membentang spanduk yang bertuliskan penuntasan Agraria di Indonesia secara khusus di Sulawesi Tengah, serta ASTRA AGRO LESTARI membawa petaka di Sulawesi Tengah.

Dalam keterangannya, kordinator aksi Stevandi menjelaskan bahwa, aksi ini untuk menekan KPU Sebagai penyelenggara pemelihan umum, yang pada tanggal 17 Februari 2019 ini akan melakukan debat Capres ke II dengan mengangkat isu Agraria dan Lingkungan Hidup di Indonesia.

“Bagi kami, debat ini akan menjadi abal-abal bila KPU tidak menekan kedua pasangan capres untuk serius dalam menjawab problem agraria di Indonesia dan secara khusus terkait kriminalisasi petani yang dialami Hemsi di kecamatan Rio Pakava Sulawesi Tengah”. Tutur Stevandi.

Stevandi menambahkan, kita tak mau penuntasan Agraria hanya menjadi debat cerominial belaka, jadi KPU harus menjadikan topik agraria sebagai prioritas dan mendesak kedua pasangan Capres Jokowi dan Prabowo untuk menjamin perlindungan bagi pejuang lingkungan hidup di Sulawesi Tengah.

Setelah melakukan orasi, perwakilan KPU mengundang beberapa orang dari peserta aksi untuk bertemu dan menyampaikan tuntutan mereka, sehingga tuntutan tersebut akan di teruskan kepada pimpinan dan akan dipertimbangkan menjadi bahan dalam debat Capres nantinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *