Laporan Mingguan Situasi Terkini Respon Penanganan Covid-19 WALHI Sulteng (Edisi 1 Mei – 8 Mei 2020)

Data kasus Covid-19 yang di keluarkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi pada tanggal 08 Mei 2020, terdapat 420 jumlah kasus OTG, 126 kasus ODP, 28 kasus PDP dan kasus positif sudah mencapai 75 Orang. Dari kasus ODP dan PDP sebelumnya telah terdeteksi 73 orang yang dinyatakan negatif terinfeksi, sembuh 12 Orang serta meninggal 3 jiwa.

Berdasarkan data terpilah persentase perempuan penderita terinfeksi Covid-19 mencapai 27 persen dan laki –laki 73 persen. Sementara itu persentase pasien perempuan dalam pengawasan mencapai 45 persen dan 65 persen berjenis kelamin laki -laki.

Kasus positif di Sulawesi tengah dalam rentang waktu 1 Mei 2020 – 8 mei 2020 terjadi kenaikan cukup signifikan. Hanya dalam waktu satu minggu ada penambahan 28 orang terdeteksi positif Covid-19.

Saat ini orang yang teridentifikasi positif Covid-19 mendapat perawatan di beberapa rumah sakit rujukan pemerintah diantaranya 5 orang di RSUD UNDATA, 2 orang di RSUD Kolonodale, 6 orang di RSUD Poso, 5 orang di RS Anatapura, 6 RSUD Madani, 4 RSUD Mokoyurli dan 25 Rusunawa Kabupaten Buol, 1 RSUD Mokopido Kab Toli –Toli dan 5 yang diisolasi pada fasilitas pemerintah, dimana 4 orang diisolasi di Kabupaten Toli-Toli, 1 orang di Kabupaten Banggai Kepulauan dan 1 orang melakukan isolasi mandiri di Kabupaten Morowali (sumber : https://dinkes.sultengprov.go.id/)

Dari update data Dinas Kesehatan tersebut di atas WALHI Sulteng melakukan analisis dan mendapatkan informasi bahwa terdapat 8 kabupaten yang merupakan wilayah sebaran orang positif terinfeksi di Sulawesi Tengah. Dalam dua minggu terakhir persebaran dengan angka kasus positif tertinggi berada di kabupaten buol dengan jumlah kasus positif Covid-19 yang sudah mencapai 29 orang.

Kenaikan angka tersebut berbanding lurus dengan pemeriksaan swab test yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat. Namun di wilayah lain belum terlihat upaya signifikan untuk menindaklanjuti pemeriksaan swab test bagi orang yang berstatus ODP, PDP dan OTG. Sehingga ada kemungkinan kenaikan jumlah orang yang positif terjangkit Covid-19 yang tidak terdeteksi karena belum adanya pemeriksaan massal.

Karena itu sangat dibutuhkan upaya serius dari pemerintah provinsi dan kabupaten untuk segera menindaklanjuti dan melakukan pemeriksaan massal baik bagi orang dengan status ODP, PDP, dan mendeteksi kemungkinan adanya orang yang positif terjangkit namun tanpa gejala berdasarkan tracking kontak orang dengan status positif, ODP dan PDP.

Laporan lengkap update situasi penanganan Covid-19 di Sulawesi Tengah dapat ada unduh pada link dibawah ini :

https://drive.google.com/open?id=1WRtLDfggFCS9p2v31cOSGldZfSJ0Bj7I

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *